Home arrow Fortifikasi arrow Survai Konsumsi Garam
Survai Konsumsi Garam PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 19 November 2007
Survey Konsumsi Garam Beryodium Rumah Tangga 2000 (SGY 2000)

Image
Garam
Sejak tahun 1995 Badan Pusat Statistik (BPS) telah melaksanakan Survey Konsumsi Garam Beryodium Rumah Tangga yang diintegrasikan ke dalam Susenas. Pada tahun 1995 s/d 1997 survey tersebut mendapat bantuan dana dari UNICEF, sejak tahun 1998 Survey Konsumsi Garam Beryodium Rumah Tangga dibiayai oleh Proyek IP-GAKY yang mendapat bantuan Bank Dunia.

Informasi yang dikumpulkan dalam SGY 2000 adalah kadar yodium dalam garam, pengetahuan tentang garam, tempat membeli garam, bentuk garam. Sebagai tambahan, dalam SGY 2000 ini juga dikumpulkan data tentang umur dan berat badan anak balita, lingkar lengan atas wanita usia 15-49 tahun sebagai indikator penentuan status gizi.

SGY 2000 menunjukkan bahwa 83,7% dari rumah tangga menkonsumsi garam, tetapi hanya 63,4% rumah tangga yang mengkonsumsi garam dengan kadar yodium cukup (>30 ppm). Dibandingkan dengan SGY 1999, persentase rumah tangga yang mengkonsumsi garam dengan kadar yodium cukup menurun sebesar 1,1% (persentase rumah tangga mengkonsumsi garam dengan kadar yodium cukup pada tahun 1999 adalah 64,5%). Persentase rumah tangga yang mengkonsumsi garam dengan kadar yodium bervariasi cukup besar antara propinsi, yang terkecil adalah Propinsi NTT (12,6%) dan yang terbesar adalah Propinsi Sulawesi Utara (92,1%) lihat Tabel 1.

Pengetahuan responden tentang manfaat garam beryodium mungkin dapat memberikan indikasi tentang keberhasilan kampanye nasional atau promosi garam beryodium yang telah dilaksanakan. SGY 2000 menunjukkan 69,91% rumah tangga mengetahui manfaat garam beryodium. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 7,3% dari angka pada tahun 1999 sebesar 62,61% . Di tingkat propinsi, angka ini sangat bervariasi, mulai dari hanya sebesar 55,24% sampai dengan yang tertinggi sebesar 91,02% di Propinsi Kalimantan Tengah .

Terdapat 3 bentuk garam yang biasa dikonsumsi oleh rumah tangga yaitu garam halus, garam curai/krosok, dan garam bata (briket). Secara nasional terdapat 38,32% rumah tangga yang mengkonsumsi garam halus, 31,66% rumah tangga mengkosumsi garam curai/krosok, dan 25,23% rumah tangga yang mengkonsumsi garam dalam bentuk bata (briket). Bila di tingkat nasional konsumsi ke 3 bentuk garam yang ada relatif hampir sama, tetapi angka persentase tersbut antar propinsi sangan bervariasi. Garam curai/krosok sangat banyak dikonsumsi di Sumatera (kecuali Propinsi DI Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Garam bata atau briket lebih banyak dikonsumsi di Propinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Tengah, sedangkan propinsi lainnya lebih banyak mengkonsumsi garam dalam bentuk halus, lihat Tabel 2.

Tabel 1. Persentase Rumah Tangga yang Mengkonsumsi Garam MenurutKandungan Yodium per Propinsi, SGY 2000  

 

No.

Propinsi

Kandungan Yodium dalam garam

 

 

Cukup

Kurang

Tidak ada

1.

DI. Aceh

53,2

19,5

27,3

2.

Sumatera Utara

89,1

9,7

1,1

3.

Sumatera Barat

90,0

9,2

0,7

4.

Riau

83,9

13,3

2,7

5.

Jambi

88,6

10,9

0,5

6.

Sumatera Selatan

81,8

12,0

6,2

7.

Bengkulu

85,4

13,4

1,1

8.

Lampung

73,1

20,1

6,8

9.

DKI Jakarta

61,7

21,7

16,5

10.

Jawa Barat

58,5

26,9

14,5

11.

Jawa Tengah

51,1

25,2

23,7

12.

DI Yogyakarta

69,2

21,9

8,7

13.

Jawa Timur

62,8

17,4

19,7

14.

Bali

40,9

22,6

36,3

15.

Nusa Tenggara Barat

12,6

36,7

50,7

16.

Nusa Tenggara Timur

29,2

18,7

51,1

17.

Kalimantan Barat

81,0

17,0

2,0

18.

Kalimantan Tengah

85,6

13,5

0,8

19.

Kalimantan Selatan

90,4

8,0

1,5

20.

Kalimantan Timur

87,4

10,6

1,9

21.

Sulawesi Utara

92,1

7,2

0,7

22.

Sulawesi Tengah

80,0

17,2

2,8

23.

Sulawesi Selatan

44,3

20,0

35,7

24.

Sulawesi Tenggara

59,1

19,0

21,8

25.

Maluku

54,5

24,3

21,1

26.

Irian Jaya

91,2

7,5

1,1

 

Indonesia

64,5

20,1

16,2

 

Tabel 2. Persentase Rumah Tangga yang Mengkonsumsi GaramDalam Berbagai Bentuk per Propinsi, SGY 2000  

No.

Propinsi

Bentuk Garam

 

 

Halus

Curai

Hls+Cr

Bata

Hls+Bt

Cr+Bt

Hls+Cr+Bt

1.

DI. Aceh

31,69

64,09

0,09

4,13

0

0

0

2.

Sumatera Utara

65,22

33,12

1,01

0,63

0

0

0,02

3.

Sumatera Barat

8,28

67,65

23,69

0,21

0,03

0,14

0

4.

Riau

41,73

36,50

19,69

1,36

0

0,72

0

5.

Jambi

20,46

67,26

11,85

0,43

0

0

0

6.

Sumatera Selatan

65,94

22,76

10,27

0,81

0,21

0

0

7.

Bengkulu

22,97

59,73

17,17

0

0,12

 
Last Updated ( Monday, 17 December 2007 )
 
< Prev   Next >