Home arrow Fortifikasi arrow Bahan makanan yang dapat difortifikasi
Bahan makanan yang dapat difortifikasi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
grains[1].gifTidak semua makanan dapat difortifikasi untuk tujuan mencegah kekurangan gizi. Hanya makanan tertentu yang memenuhi syarat seperti diungkapkan oleh Soekirman (2006) berikut ini.  Pertama, makanan yang relatif banyak dan terus menerus secara teratur dimakan oleh masyarakat termasuk masyarakat miskin. Kedua, makanan itu diproduksi dan diolah oleh pabrik yang terbatas jumlahnya agar mudah diawasi proses fortifikasinya.  Ketiga, tersedia teknologi fortifikasinya untuk makanan yang dipilih. Keempat, makanan tidak berubah rasa, warna dan konsistensi setelah difortifikasi. Kelima, tetap aman dalam arti tidak membahayakan kesehatan. Oleh karena itu program fortifikasi harus diatur oleh undang-undang atau peraturan pemerintah, diawasi dan dimonitor, serta dievaluasi secara teratur dan terus menerus. Keenam, harga makanan tetap terjangkau daya beli konsumen yang menjadi sasaran
 
< Prev   Next >